YPII dan Ibu Foundation Bangun Rumah Ramah Anak di Sibalaya

0
118

PALU – Yayasan Plan International Indonesia (YPII) bekerjasama dengan IBU Faundation meresmikan Ruang Ramah Anak (RRA) di Desa Sibalaya Utara Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi, beberapa waktu lalu. Bangunan RRA tersebut, merupakan salah satu dari 20 RRA yang dibangun oloh YPII di Wilayah Palu, Sigi dan Donggala (PASIGALA).

Dibangunnya Ruang Ramah Anak itu, tercetus dari akibat dan dampak gempa dan tsunami serta Likuefaksi yang terjadi di Sulawesi Tengah pada 28 September 2018 silam, yang mengakibatkan berbagai kerusakan baik secara lnfrastruktur maupun non-fisik.

Bendasarkan Laporan Data Bencana yang dikeluarkan oleh Pusat Data dan Informasi, (PUSDATIN) per 8 Desernber 2018. terdapat 333 titik pengungsian, 184.6261 jiwa (50.422 KK) pengungsi, dengan korban 2.227 jiwa yang meninggal dunia dan 965 yang hilang, serta 2.537 jiwa yang luka-luka.

Manager Program YPPI, Wahyu Kuncoro Mengatakan, Hal tersebut dilakukan, karena dimana anak juga seringkali menjadi bagian yang terabaikan, Padahal banyak anak perempuan dan anak laki – Iaki yang menderita tekanan emosional, yang diperburuk oleh gempa susulan berturut-turut serta hanya tinggal di alam terbuka dengan perlindungan dan privasi terbatas.

“Pembangunan RRA ini merupakan bagian dari Program Perlindungan Anak dan ramaja dalam situasi darurat yang bertujuan untuk mamberikan yang ramah bagi 3178 anak dan ramaja yang terdampak bencana,” katanya.

Dia menambahkan, hal tersebut agar mereka dapat berekspresi dan beraktifitas dalam kegiatan Psikososial yang juga difasilitasi oleh YPII dan IBU Foundation.

Selain itu, YPII juga telah menfasilitasi benerapa kebutuhan anak-anak dan remaja agar tarsedianya tempat yang aman bagi mereka untuk berkreasi dan beraktifitas, karena setiap anak wajib dilindungi hak-haknya untuk berekspresi dan nerkarya.Sebut Wahyu Kunoom.

Wahyu lebih lanjut mengatakan, YPII dan mitranya turut melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan ruang berkonstruksi kayu itu. “kami menggunakan konstruksi kayu dangan pertimbangan agar tahan gempa,” tutupnya.

Penulis & foto: Rahmat Dhani R Gommo
Editor: Yardin Hasan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini