Ratusan Anggota Polisi Tinggalkan Sulteng

0
143

PALU — Sebanyak 703 anggota polisi yang ditugaskan membantu penanganan bencana di Sulawesi Tengah, akan kembali ke satuan masing-masing lusa nanti atau pada 30 November. Meski begitu, Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Brigjenpol Ermi Widyatno, menjamin, dengan kembalinya ratusan anggota polisi itu tidak akan mempengaruhi keamanan di Palu dan sekitarnya.

“Situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polda Sulteng, kami pastikan kondusif aman dan terkendali,” kata Kapolda Ermi Widyanto saat memimpin apel pelepasan pasukan, Rabu 28 November 2018.

Ratusan anggota polisi itu berasal dari Markas Besar Polri dan sejumlah kepolisian daerah. Rinciannya, 200 personel Polda Sulawesi Barat, 99 personel Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Gorontalo dan 12 personel Satuan Brimob Polda Sulawesi Utara.

Kemudian sebanyak 347 orang terdiri dari 4 personel Direktorat Polisi Udara Baharkam Polri, 155 satuan Brimob Polda Kalimantan Timur, dan 188 anggota Satuan Brimob Polda Sulawesi Utara. Mereka akan meninggalkan Palu dengan helikopter, pesawat CN 295 dan jenis Fokker.

Kapolda Ermi, mengucapkan terima kasih atas dedikasi mereka membantu Polda Sulteng memulihkan situasi pascabencana selama dua bulan.

Dia juga mengungkapkan duka cita atas meninggalnya Brigadier Herik Kriswanto Daud, anggota satuan Brimob Polda Gorontalo yang ditugaskan ke Polres Sigi. Brigadir Herik Kriswanto meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara Palu pada 13 November 2018 karena sakit.

Di akhir sambutannya, Kapolda menghimbau masyarakat tidak khawatir untuk melaksanakan aktivitas sehari-hari. “Sehingga pembangunan dan perekonomian Sulawesi Tengah semakin cepat,” kata dia.

Sumber: Siaran pers Bidang Humas Polda Sulteng
Editor: Ika Ningtyas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini