Pengungsi Baluase Akhirnya Punya WC

0
130

SIGI — Raut wajah Rani nampak lega melihat fasilitas dua WC di dekat tendanya mengungsi, akhirnya selesai dibangun. Maklum, sepanjang dua bulan setelah bencana, ketiadaan WC di pengungsian membuatnya kerepotan.

“Yah, pasti senanglah, selama ini susah kalau mau buang air besar,” jawab Rani ikhwal WC baru itu, Jumat 23 November 2018.

Dua WC itu berdiri di pengungsian Desa Baluase, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. WC bantuan dari Greepeace Indonesia tersebut untuk memenuhi kebutuhan 125 keluarga pengungsi.

Rani bercerita, sebelum WC itu dibangun, ia lebih sering menunda buang air besar. Tapi kalau sudah tak tahan, ia terpaksa meminjam WC di rumah-rumah warga. “Ada beberapa rumah warga yang WC-nya masih bisa dipakai,” kata dia.

Namun karena terlalu sering meminjam WC, perasaan segan pun muncul. Beberapa kali Rani pun pulang ke rumahnya yang sudah porak-poranda. Ia menembus reruntuhan tembok demi menuju toilet di rumahnya.

Di kala malam hari, kata Rani, buang hajat lebih sering ia lakukan di ladang atau hutan yang berada di sekitar pengungsian.

“Kalau malam lebih enteng, karena banyak tempat untuk buang air besar. Apalagi gelap, jadi tidak dilihat orang,” ujarnya terkekeh sambil menutup muka.

Kepala Desa Baluase, Ridwan, mengatakan, kehadiran WC selama ini sudah dinantikan oleh warganya.

“Alhamduillah, kami tidak tahu harus bagaimana berterima kasih atas bantuan ini. Yang pasti, WC ini tentu sangat membantu dan bermanfaat bagi warga kami, dan kami berharap ini dapat digunakan dalam jangka waktu lama,” kata Ridwan.[]

Reporter : Basri Marzuki
Editor: Ika Ningtyas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini