Pengungsi Balaroa Keluhkan Kekurangan Air Bersih

0
124

PALU – Sembilan bulan pascabencana gempa 28 September 2018 di Kota Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala) masih menyisahkan berbagai masalah.

Salah satunya masalah sanitasi dan ketersediaan air bersih yang belum memadai sehingga warga selalu mengeluhkannya.

Keluhan itu datang dari salah satu pengungsi Balaroa Marhama, menurutnya pasokan air bersih di salah satu tenda pengungsian Balaroa saat ini mulai terbatas.

Dalam seminggu air bersih hanya satu kali disuply.

“Dalam seminggu air bersih hanya satu kali di pasok sementara penampungan para pengungsi disini sangat terbatas. Dengan demikian kebutuhan air bersih untuk keperluan mandi, memasak dan mencuci pakaian tidak akan tercukupi,” katanya saat ditemui di tenda pengungsian Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Minggu, (23/06/2019).

Belum lagi masalah lain seperti kebutuhan alat dapur yang belum terpenuhi, tiang tenda pengungsian mulai lapuk, atapnya mulai bocor. Ketika hujan datang warga terpaksa membuat selokan disamping tenda untuk mengaliri air saat hujan.

“Paling tidak dengan cara itu dapat mengurangi debit air hujan yang masuk dalam tenda,” ujarnya lirih.

Melihat kondisi itu, Marhama berharap kepada pemerintah agar menambah pasokan air bersih minimal dalam seminggu dua kali di suplai, kemudian menyediakan alat dapur seadanya serta mempercepat pembangunan huntara bagi pengungsi Balaroa.

Marhama mengaku hingga saat ini dirinya dan beberapa pengungsi Balaroa lainnya belum mendapatkan hunian sementara dari pemerintah. Itulah sebabnya mereka masih bertahan tinggal di tenda pengungsian seadanya.

Kondisi Rumah Marhama telah hancur saat dihantam Likuefaksi yang terjadi di Kelurahan Balaroa 28 September 2018.

Saat ini ia dan keluarganya tak punya pilihan lain selain tinggal ditenda pengungsian.
“Bagi kami air bersih, alat dapur dan tempat tinggal layak merupakan kebutuhan paling utama saat ini,” tandasnya.***

Penulis: Rifaldi Kalbadjang
Foto: Rifaldi Kalbadjang
Editor: Yardin Hasan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini