Pendidikan Sistem Evakuasi Penting Untuk Hadapi Tsunami

0
337
FOTO: Kawasan Teluk Palu di pesisir pantai Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, yang terdampak bencana tsunami pada 28 September 2018 lalu

PALU – Ahli tsunami asal Chuo University, Tokyo, Jepang, Prof. Taro Arikawa, menyebut pendidikan terkait sistem evakuasi, merupakan komponen penting untuk meminimalisir dampak bencana tsunami.

“Membangun tanggul penahan tsunami penting, tapi lebih penting memberikan pendidikan terkait sistem evakuasi tsunami, kepada masyarakat pesisir.” Kata Taro Arikawa saat pertemuan panel ahli untuk perencanaan pembangunan pesisir pantai Palu yang optimal, Kamis (8/8/2019), di Kantor Bappeda Sulteng.

Pertemuan ini dihadiri sejumlah pihak seperti Kementerian PUPR, Kementerian PPN/Bappenas, BPNB, Kementerian ATR/BPN, LIPI, BMKG, Kementerian ESDM, Badan Geologi, JICA, ADB, BPPT, BPJN, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta sejumlah OPD terkait di lingkup Pemerintah Provinsi Sulteng dan pihak terkait lainnya.

Menurut Prof Taro Arikawa, untuk menghadapi bencana tsunami, ada tiga hal penting yang harus dipersiapkan, yakni sistem peringatan dini, sistem evakuasi, serta perencanaan kota yang tangguh.

Untuk Kota Palu, khususnya di kawasan pesisir, selain pendidikan terkait system evakuasi, juga perlu beberapa bangunan yang cukup tinggi yang tahan gempa, sebagai sarana evakuasi.

Prof Taro menyebut Cile, adalah salah satu negara di Amerika Latin yang rawan gempa bumi dan tsunami, namun, memiliki system evakuasi yang baik, walaupun tanpa tanggul.

Jika gempa berkekuatan besar terjadi di Negara Cile, kata dia, masyarakat disana tidak menunggu ada atau tidak adanya peringatan dini pasca gempa. masyarakat langsung mengevakuasi diri ke daerah yang lebih tinggi.

Sementara itu, peneliti dari Ikatan Ahli Tsunami Indonesia, Gegar S Praseyta, M.Sc, PhD menjelaskan, pengalaman Cile yang berhasil meminimalisir korban bencana tsunami tanpa membangun tanggul, seharusnya jadi pertimbangan untuk Palu.

Menurutnya, justru yang harus dikembangkan adalah pendidikan terkait sistem evakuasi, juga penyiapan jalur evakuasi secara vertikal di sepanjang kawasan pesisir.

“Harus dipikirkan pelebaran jalan yang merupakan jalur evakuasi vertikal di pesisir Teluk Palu.” Tutupnya.

Penulis/Foto : Jefriyanto
Editor          : Sarifah Latowa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini