Pemulihan Pascabencana Melalui Wirausaha

0
149
Foto: Bekas Kampung Petobo yang terkena likuefaksi (Ika Ningtyas)

SIGI — Pengembangan kewirausahaan menjadi salah satu alternatif untuk memulihkan ekonomi pascabencana gempa bumi dan likuefaksi di kabupaten Sigi. Dalam proses untuk mendorong kewirausahaan tersebut, dukungan penuh dari pemerintah dan swasta cukup dibutuhkan.

Hal itu disampaikan Ketua Penasihat Dharma Wanita Kementerian Koperasi dan UKM, Bintang Puspayoga, saat kunjungan kerja ke Kabupaten Sigi, Kamis kemarin, 6 Desember 2018. Acara itu dihadir langsung oleh Bupati Kabupaten Sigi Muhamad Irwan Lapatta.

Menurut Bintang, pihaknya bersedia menjalin komunikasi dengan beberapa pihak untuk membantu kebutuhan kelompok wiraswasta di Kabupaten Sigi yang terdampak bencana. Seperti alat tenun bermesin dinamo bagi kelompok perajin tenun.

“Kami datang untuk mengetahui apa yang dibutuhkan untuk berwirausaha. Bantuan alat dapat kami mediasi. Bahannya juga tidak mahal,” kata dia.

Untuk pengembangan wirausaha, menurut Bintang Puspayoga, pemerintah nantinya tidak hanya mengandalkan APBN dan APBD saja tetapi juga melibatkan pihak swasta melalui program corporate social responsibility (CSR)

“Saya harap masyarakat di sini menjadi wirausaha sosial bukan wirausaha mengejar profit saja. Artinya potensi apa yang ada di tempat itu harusnya di kembangkan.” Kata dia.

Bupati Sgi, Muhamad Irwan Lapatta, mengatakan, Pemkab Sigi sangat mengharapkan dukungan Kementerian Koperasi dan UKM. Untuk mendongkrak tumbuhnya UKM, Pemkab Sigi meluncurkan program satu produk untuk satu kecamatan.

Dalam acara itu, Bintang menyerahkan bantuan untuk korban meninggal dalam bencana likuefaksi kelurahan Petobo dan bantuan sembako bagi korban likuefaksi di Balaroa.

Reporter: Rizaldy Alif S.
Editor: Ika Ningtyas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini