Pemkot Pantau 3.426 Pelaku Perjalanan

0
253
TEMPAT KARANTINA - Wali Kota Palu meninjau tempat tidur untuk mengantisipasi jika terjadi warga OTG dan ODP (foto-Hamdi)

PALU – Wali Kota Palu Hidayat berinisiatif untuk merawat seluruh warga yang ditetapkan dalam status klinis Orang Tanpa Gejala (OTG) maupun Orang Dalam Pemantauan (ODP) Virus Korona (Covid 19).

Ini dilalukan untuk mengantisipasi secara dini penularan wabah. Karena status OTG dan ODP bisa saja terkonfirmasi positif. Maka semua yang telah ditetapkan dengan status OTG dan ODP sebaiknya dirawat dan diisolasi terpisah dari keluarga. “Karena kalau OTG dan ODP hanya dianjurkan isolasi mandiri, saya khawatir kalau dia positif, pasti mereka sudah kontak dengan keluarganya kemudian keluarganya lagi kontak dengan orang lain. Semoga OTG dan ODP kita tidak ada yang positif,”kata Hidayat, saat meninjau kesiapan ruang pondok perawatan Covid 19 di Asrama Haji Palu, Sabtu 18 April 2020.

Di pondok perawatan sendiri kata Hidayat akan disiapkan sebanyak 36 ruangan. Setiap ruangan memiliki kamar mandi lengkap dengan tempat tidur, dispenser dan kipas angin. Pendirian pondok perawatan kata Hidayat dilakukan sebagai upaya menjaga kemungkinan-kemungkinan terburuk dari OTG dan ODP. Karena status ini belum pasti positif Covid-19 atau tidak.

Selama dalam perawatan, Hidayat memastikan seluruh keluarga OTG dan ODP mendapat jaminan bahan pokok dan makanan dari dinas sosial. “Kita juga akan memberi makan OTG dan ODP sesuai standar kesehatan melalui RSU Anutapura yang mengetahui asupan gizinya,”paparnya. Hidayat menambahkan, setelah pendirian pondok perawatan, ia pun berencana untuk mencari kembali gedung-gedung yang dapat dijadikan ruangan pondok perawatan OTG dan ODP.

Karena sejauh ini lokasi pondok perawatan yang juga dipersiapkan adalah Rusunawa di kelurahan Pantoloan. “Kami juga ditawaran Rusunawa IAIN. Nah saya berharap semua fasilitas swasta ataupun fasilitas Pemerintahan, mohon kami dibantu, kalau ada ruangan yang bisa kita jadikan ruang Pondok Perawatan OTG dan ODP. Semua fasilitas kami akan tanggung,”pungkasnya. Sampai dengan Sabtu 18 April 2020, jumlah OTG di Kota Palu sudah sebanyak 53 kasus. ODP sebanyak 195 kasus. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 15 kasus.

Sementara terkonfirmasi positif sebanyak 9 kasus. Dengan rincian 2 meninggal dunia, 2 sembuh dan 5 sedang menjalani perawatan. Selain itu, Pemkot Palu melalui tim surveillance pencegahan penanganan Covid 19 Kota Palu juga melakukan penelusuran terhadap warga Palu yang menjadi pelaku perjalanan. Sabtu 18 April, jumlahnya sudah menembus angka 3.426 orang.***

Penulis : Hamdi
Editor   : Yardin Hasan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini