Pelabuhan dan Bandara Terdampak Bencana Akan Diperbaiki

0
390
Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi saat melihat langsung kondisi pelabuhan yang terkena dampak gempa dan tsunami. (Foto : Mohammad Qadri)

PALU – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan bantuan senilai 70 dolar Amerika Serikat, atau sekitar Rp900 miliar untuk perbaikan 3 pelabuhan di Kota Palu, dan Donggala yang rusak akibat diguncang gempa bermagnitudo 7,4 SR yang memicu tsunami dan likuefaksi 28 September 2018 silam.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi saat melihat langsung kondisi pelabuhan yang terkena dampak gempa dan tsunami.

“Agar pelayanan berjalan dengan baik, maka kami akan melakukan perbaikan sejumlah pelabuhan,” ujar Budi Karya di Pelabuhan Wani, Donggala, Sabtu, (10/8/2019).

Menhub mengatakan, untuk membangun fasilitas infrastruktur di 3 pelabuhan masing-masing, Pelabuhan, Pantoloan, Wani dan Donggala pihaknya menggandeng Asian Development Bank (ADB).

“Dari dana Rp900 miliar tersebut, paling besar digunakan di Pantoloan karena akan mengembangkan dermaga sepanjang 100 meter dan recovery fungsi alat-alatnya,” kata Menhub.

Kata dia, pekerjaan pelabuhan ditargetkan akan dimulai 2020 mendatang. Saat ini tengah proses desain yang dilakukan oleh ADB.

Selain pelabuhan, pihaknya juga membantu perbaikan Bandara Mutiara SIS Al-Jufri. Menurutnya perbaikan bandara itu akan menghabiskan dana sekitar RP500 miliar

“Semua anggaran didapat dari ADB juga. Ini semua kami lakukan untuk melancarkan transportasi dan meningkatkan perekenomian rakyat,” ucapnya

Untuk memastikan keselamatan dan keamanan pelayaran rakyat, di Pelabuhan Wani, Donggala. Menhub menyerahkan life jacket kepada awak kapal rakyat yang berlayar membawa sayur-sayuran dan buah-buahan ke wilayah Kalimantan.

Penulis/foto : Muhammad Qadri
Editor : Sarifah Latowa

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini