PBHR Buka Posko Pengaduan Perlindungan Hak Keperdataan Korban

0
119

PALU – Perhimpunan Bantuan Hukum Rakyat (PBHR) Sulawesi Tengah (Sulteng), membuka posko pengaduan hak-hak keperdataan, bagi masyarakat korban banjir bandang di Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi. Hal ini merupakan terobosan PBHR Sulteng, untuk melindungi hak-hak keperdataan masyarakat korban banjir bandang di desa tersebut.

Demikian dikatakan Direktur PBHR Sulteng, Masitha Asdjud, Sabtu (18/5/2019). Menurut Masitha, posko pengaduan tersebut dikelola oleh pemuda Desa Bangga, yang terhimpun dalam Kelompok Pencinta Alam (KPA) Vananga Desa Bangga, serta Pemerintah Desa Bangga.

“Terkait hal tersebut, kami telah melakukan diskusi bersama Kelompok Pencinta Alam Vananga Desa Bangga. Kami juga menyampaikan segala hal yang berkaitan dengan hak keperdataan korban,” ujarnya.

Masitha berharap, posko pengaduan ini mampu membantu masyarakat yang terdampak langsung banjir bandang, dalam menyelesaikan segala persoalan yang berkaitan dengan hak keperdataan mereka, terutama mendapatkan kembali surat-surat penting mereka.

Selain membantu menyelesaikan masalah-masalah terkait hak keperdataan korban, Masitha mengatakan, pemerintah desa setempat juga berharap, agar PBHR dapat membantu mencari solusi, agar banjir di Bangga tidak lagi terjadi. karena dikhawatirkan, akan ada kerugian besar yang dialami warga, jika banjir datang lagi.

“Menurut pemerintah desa, banjir terjadi bukan karena penebangan liar (ilegal logging), tetapi murni karena longsor, yang disebabkan oleh gempa bumi, beberapa bulan lalu. ***

Penulis & Foto: Jefrianto
Editor: Yardin Hasan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini