Mengenang Mereka yang Gugur

0
122

PALU – Momentum peringatan Hari Bhayangkara tahun ini begitu emosional bagi personel Polri di lingkungan Polres Kota Palu. Peringatan yang menandai 73 tahun perjalanan Polri di tanah air, harus diselingi dengan kisah sedih. Sebelas personel Polres Palu gugur. Mereka menjadi korban amukan tsunami di Pantai Talise saat mengamankan Festival Palu Nomoni 2018, setahun silam.

Kemarin, Selasa 2 Juli 2019, Kapolres Palu AKBP Mujianto, didampingi puluhan ibu-ibu Bhayangkari dan pejabat utama Polres Palu, mengenang kepergian putra putri terbaik bangsa itu.

Dengan menggunakan pakaian dinas harian, mereka berjejer rapi di sepanjang bibir pantai, di bekas Anjungan Nusantara, spot utama peringatan Festival Palu Nomoni. Sambil menenteng keranjang, personel polres yang didahului Kapolres Palu, AKBP Mujianto serentak menabur kembang.

Sesaat, tampak irisan bunga mengapung disapuh buih ombak Pantai Talise. Harum kembang menyeruak, kontras dengan bau amis pantai di sore nan indah itu. Prosesi tabur bunga berlangsung singkat dan khidmat. Raut kesedihan tampak menggantung di wajah ibu-ibu Bhayangkari. Selaras dengan mendung tipis yang memayungi langit Pantai Talise.

Mujianto mengatakan, prosesi tabur bunga untuk mengenang kepergian 11 Personil terbaiknya.

Ini adalah bentuk penghormatan kepada putra putri Polri yang gugur kala menjalankan tugas negara. Dari sebelas yang gugur, enam di antaranya tidak ditemukan.

Bripda Anita Putri, adalah anggota polisi wanita yang selamat saat peristiwa naas itu menuturkan, sesaat sebelum gempa ia pamit pada tiga rekannya untuk salat magrib. ”Saat itu saya pamitan sama teman-teman untuk salat. Dua teman saya, beragama Hindu. Dan satunya sedang halangan. Saat saya menuju mesjid, gempa itu terjadi,” kenangnya.

Putri mengaku, ia baru mengetahui tiga temannya itu menjadi korban pada keesokan harinya. ”Saya berusaha mencari ke rumah sakit, tidak ditemukan,” katanya sedih.

Ketua Bhayangkari Cabang Palu, Irma Mujianto, yang ikut dalam prosesi itu, tak kuasa menahan kesedihannya, mengenang peristiwa yang merenggut nyawa ribuan orang itu.***

Personel Polres yang Gugur:

1. Iptu Hendrik
2. Iptu Sarpani
3. Ipda Taufik Rongalaha
4. Aipda Mustofa
5. Bripka Bambang Supriyadi
6. Bripka Zainal Daud
7. Bripka Abdulah Usman Saleh
8. Brigadir I Gusti Kade Sukamiarta
9. Bripda Riza Mahdiya Annisa
10. Bripda Putu Ayu Lennyaningsih
11. Bripda Desak Nyoman Elia Puspitasari

Penulis: Eddy Djunaedi
Foto: Eddy Djunaedi
Editor: Yardin Hasan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini