Masih Trauma, Ujian Digelar di Tenda Darurat

0
115

PALU – Seluruh siswa tingkat sekolah dasar (SD) menjalankan ujian semester yang berlangsung sejak Senin hingga Sabtu mendatang. Setelah bencana 28 September, proses belajar-mengajar dan ujian pun berlangsung di kelas-kelas darurat.

Salah satunya adalah Sekolah Dasar Negeri 15 Palu. Mereka terpaksa menjalani ujian semester di halaman sekolah beralaskan sajadah musala dan beratapkan tenda. Tentu kondisinya tak senyaman saat mereka melaksanakan ujian di dalam kelas. Sebab tenda terasa panas saat hari beranjak siang.

Kartina, salah seorang wali kelas SDN 15 Palu yang juga turut menemani sekaligus mengawasi anak didiknya menjalani ujian di bawah tenda. Menurutnya, mereka masih bertahan di tenda darurat karena ruang kelas anak didiknya berada di lantai dua. Pihak sekolah pun khawatir jika gempa sewaktu-waktu datang lagi. Orang tua murid pun meminta agar anak-anaknya menjalani ujian di tenda darurat.

“Perasaan saya terharu lihat anak-anak ini kerjakan soal ujian di tenda. Kalau siang, kan, panasnya kita tahu bagaimana hehe. Jadi sabar dan dijalani saja dulu,” ungkapnya sembari tertawa kecil.

Paizah, Kepala SDN 15 Palu, mengatakan, dia dan guru-guru lainnya masih khawatir menggunakan ruang kelas di lantai dua. Meskipun ruang kelas di lantai dua masih layak dipakai.

Selain itu, juga ada himbauan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah agar menunda sementara pemakaian gedung di lantai dua.

“Saya juga belum berani menggunakan kelas di lantai dua itu, karena mengingat keselamatan anak-anak. Mungkin setelah memasuki semester dua baru kita gunakan kembali.” Katanya sambil menunjuk kelas lantai dua.

Reporter: Faiz Syafar
Editor: Ika Ningtyas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini