Lembaga Kemanusiaan Bangun Sekolah Darurat

0
128

PALU – Sejumlah lembaga kemanusiaan membangun sekolah darurat di Palu, Sigi dan Donggala. Salah satunya adalah Yayasan Sayangi Tunas Cilik yang membangun 252 sekolah darurat di wilayah Pasigala.

Salah satu sekolah yang dibantu yakni Sekolah Dasar Inpres 1 Talise, Kecamatan Palu Timur. Satu unit sekolah darurat yang dibangun terdiri dari dua kelas.

Untuk SD Inpres 1 Talise, sekolah darurat itu akan digunakan murid kelas satu dan kelas tiga. Sementara murid kelas lainnya masih belajar di bangunan sekolah yang tidak mengalami kerusakan parah.

Selain membangun kelas darurat, Yayasan Sayangi Tunas juga melatih tenaga pengajar. “Sebab dalam kondisi darurat, itu kan kurikulumnya berubah. Jam belajarnya berubah, kondisinya berubah dan kita sudah cukup berpengalaman dengan itu,” tutur Rosianto Hamid, Field Program Operation Direktor Yayasan Sayangi Tunas Cilik.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng, Hidayat Lamakarate, mengatakan bantuan sekolah darurat ini tidak saja berada di Kota Palu tetapi juga di Donggala dan Sigi.

“ini adalah bantuan yang sangat luar biasa ya karena judulnya darurat tetapi lihat pembangunannya ini sudah baik sekali dan bisa diakukan dalam jangka waktu yang lama,” Ungkap Hidayat saat meresmikan sekolah darurat tersebut.

Pembangunan ini katanya memperhatian banyak aspek. Selain aspek kenyamanan, juga ramah untuk anak-anak disabilitas.

Penulis dan Foto: Aldrim Thalara
Editor: Yardin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini