Korban Banjir Bandang di Sigi Butuh Air Bersih

0
527
Warga Desa Namo, saat mengambil air di Pegunungan Sadaunta, Rabu, (14/8/2019).

SIGI, – Sumber mata air bersih warga di Desa Namo, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, rusak parah akibat diterjang banjir bandang, Selasa,(13/8/2019) malam. Warga terpaksa harus menyeberangi derasnya aliran sungai untuk mendapatkan air bersih di Pegunungan Sadaunta.

Arwin, salah seorang korban banjir bandang mengatakan, ada sekitar 174 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak bencana banjir bandang dan sekarang membutuhkan air bersih.

“Untuk mendapatkan air bersih warga harus menuju ke pegunungan, itupun airnya masih agak keruh,” ujarnya, Rabu, (14/8/2019).

Sebelum terjadi banjir bandang, kata dia, aliran sungai Dusun Sadaunta, Desa Namo, sangatlah jernih dan dimanfaatkan oleh warga untuk kebutuhan sehari hari, seperti mandi, cuci piring dan mengambil air wudhu.

“Setelah banjir, air sungai yang tadinya bening, kini telah berganti warna cokelat dan sangat keruh,” terangnya.

Menurutnya, jarak tempuh untuk mengambil air bersih dari desanya tidak terlalu jauh, namun medan untuk tiba dilokasi sumber air bersih cukup berbahaya karena derasnya aliran sungai.

Ia mengaku, hingga saat ini, belum ada bantuan air bersih yang masuk di desanya.

Ia berharap kepada pemerintah agar dapat memberikan bantuan air bersih di desanya. “Tidak usah bawa uang dan sembako. Kami hanya butuh air bersih,” ucapnya.

Tidak hanya sulit mendapatkan air bersih, lanjut dia, mereka juga mengalami krisis listrik, sejak terjadi bencana hingga sekarang masih padam.

Kunjungi link videonya di chanel youtube : https://www.youtube.com/watch?v=YV-uglJ7WE8

Penulis/Foto : Yuri Yustika
Editor : Sarifah Latowa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini