Jokowi Diminta Tinjau Lagi Pemulihan Korban Bencana

0
442
MASIH DI TENDA - Sebagian pengungsi masih menempati tenda

PALU – Koordinator Sulteng Bergerak meminta agar Presiden terpilih Joko Widodo memprioritaskan pemulihan korban bencana di Sulawesi Tengah. “Jokowi harus menjadikan penanganan bencana sebagai prioritas utama di awal masa jabatannya yang ke dua kali ini.” Kata koordinator Sulteng Bergerak, Adriansa Manu dalam releas diterima media ini.

Dia mengatakan, selama ini pemerintah tidak memberikan kepastian hidup bagi para korban yang selama ini masih menderita akibat bencana. Menurutnya, hal itu terjadi di Sulawesi Tengah dimana masih banyak korban bencana telantar di kamp-kamp pengungsian tanpa kepastian tempat tinggal yang layak.

Apalagi kata Adriansa, di Sulawesi Tengah ini sudah setahun lebih pascabencana, tetapi kelihatannya tidak ada tanda-tanda korban pulih dari bencana. Ia mengatakan, setahun lebih itu bukan waktu singkat, bayangkan saja panasnya kota Palu itu seperti apa, kadang mencapai 35 derajat celsius, itu ada orang tinggal di tenda-tenda darurat. Bagaimana panasnya di dalam tenda, yang lebih memilukan jika ada keluarga yang punya bayi.

“Itu juga sama jika musim hujan, para penyintas tidak bisa tidur di dalam tenda karena tergenang air.” Kata Adriansa Dia mengatakan, pada periode kedua ini, Jokowi harus benar-benar memberikan perhatian serius bagi korban bencana di Sulawesi Tengah.

“Kita ingin pemerintah benar-benar hadir memberikan kepastian hidup tidak hanya membangun infrastruktur jembatan dan jalan, tetapi juga menyediakan lapangan kerja untuk mereka yang kehilangan mata pencaharian akibat bencana,”ujarnya.

Saat ini kata dia, korban bencana di Sulteng butuh pekerjaan tetap sebagai sandaran ekonomi para penyintas menyambung hidup. Selain pekerjaan tetap, pemerintah juga harus secepatnya menyediakan hunian tetap kepada seluruh korban bencana di Padagimo.

Ia berharap agar Jokowi bisa kembali melihat langsung kondisi penyintas, meski sebelumnya mantan wakil presiden Jusuf Kalla telah berkunjung di akhir periodenya. Tetapi, menurut Adriansa, kehadiran mantan wakil presiden RI itu tidak maksimal karena hanya bertandang di kantor Gubernur Sulawesi Tengah dan hanya mengunjungi lokasi pembangunan Huntap.

Dia mengatakan, presiden harus melihat langsung penderitaan korban bencana, sehingga ia bisa mengerti apa masalah dan kendala penanganan dan pemulihan korban di Sulteng. “Harapan kita, diawal kerja periode kedua ini, Jokowi harus bisa meluangkan waktunya melihat langsung kondisi korban bencana di Padagimo terutama di lokasi korban yang masih tinggal di kamp-kamp pengungsian.” Kata Adriansa

Ia menambahkan, kita tidak ingin Jokowi hanya mendengarkan informasi dari bawahannya terkait penanganan bencana di Sulteng. Sebab, kata Adriansa laporan yang masuk bisa saja selalu baik, padahal kenyataan di lapangan korban masih mengalami keterpurukan.

Penulis: Ikram

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini