Generasi Milenial, Jadi Penyintas Sekaligus Relawan

0
130

PALU – Di sela aktivitas penelitian, tim peneliti dari Pusat Penelitian Kependudukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melaksanakan diskusi terfokus bersama beberapa pemuda yang menjadi korban bencana gempa Palu.

Forum diskusi ini berlangsung di Warkop Refans Palu, pada Senin (17/12), dan dihadiri oleh anggota tim penelitian dari LIPI seperti Dr Ir Deny Hidayati, Gusti Ayu Ketut Surtiari S.Si M.Si, dan Inayah Hidayati S.Si.

Dalam sambutan pembuka, anggota tim penelitian LIPI Gusti Ayu Ketut Surtiari mengungkapkan bahwa tujuan diskusi terfokus itu adalah untuk mengetahui bagaimana cara pemuda bertahan hidup dalam situasi bencana dan apa saja peran aktif pemuda pasca terjadinya bencana.

Selain itu dia juga menyampaikan, data-data yang mereka peroleh akan menjadi bahan kajian dari tim peneliti LIPI untuk menentukan arah kebijakan yang berkaitan dengan kependudukan di daerah terdampak bencana.

“Hasil penelitian dari tim LIPI juga akan kami paparkan dalam kegiatan Workshop pada tanggal 19 Desember di Kota Palu,” sambungnya.

Sepanjang diskusi, masing-masing peserta saling berbagi pengalaman saat harus bertarung dengan kondisi yang serba darurat. Kemudian ada pula yang berbagi cerita mengenai pengalamannya selama menjadi relawan kemanusiaan.

Salah satunya adalah Imran. Beberapa hari setelah gempa, ia bersama rekan-rekannya sesama mahasiswa asal Kabupaten Sigi bergerak untuk membangun posko bantuan di kecamatan Sigi Biromaru. Bantuan ini kemudian disalurkan ke titik-titik pengungsian.

“Kami juga sempat turun ke beberapa desa untuk menyalurkan bantuan dari para donatur,” lanjutnya.

Pada diskusi tersebut, salah seorang peserta lainnya bernama Rizaldi mengutarakan harapan kepada pemerintah agar terus mengawal adanya mitigasi bencana yang baik kepada masyarakat.

“Saat pemerintah kurang dalam sosialisasi terkait kebencanaan, justru saat ini pun pemerintah kurang mengambil peran dalam mensosialisasikan itu. Saya berharap pemerintah bisa mengawal mitigasi bencana dengan baik,” ucapnya.

Sebelum diskusi yang berlangsung malam itu, tim peneliti dari LIPI sebelumnya juga telah melaksanakan diskusi terfokus bersama para petani di Desa Jono Oge Kabupaten Sigi dan nelayan di Kelurahan Mamboro Kota Palu.

Reporter: Zurafli Aditya
Editor: Ika Ningtyas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini