Gempa 5.7 Guncang Kabupaten Poso, Warga Waspada

0
143

POSO – Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Kabupaten Poso, Minggu (24/3/2019), pukul 08.32.05 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan, gempa bumi ini memiliki kekuatan magnitude 5,7.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,78 LS dan 120,55 BT, atau tepatnya berlokasi di darat, pada jarak 48 km, arah barat daya Kota Poso, Kabupaten Poso, pada kedalaman 39 km.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, dalam rilis persnya menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal, akibat aktivitas Sesar Poso. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan, gempa bumi ini dipicu oleh penyesaran naik (Thrust Fault).

Guncangan gempa bumi ini dilaporkan dirasakan di Poso IV MMI, Palu dan Malili III MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan, gempa bumi tidak berpotensi tsunami.

Akibat gempa bumi tersebut, warga di sejumlah wilayah di Kabupaten Poso berhamburan keluar ruangan. Salah satunya terjadi di RSUD Poso, di mana para pasien di rumah sakit tersebut berhamburan keluar.

Di daerah Tentena, situasi terpantau kondusif dan aman pasca gempa terjadi. Pengurus Teras baca Topelinja, All Tampakatu, yang dihubungi via pesang singkat menjelaskan, situasi tetap kondusif pasca gempa, meski masyarakat masih waspada dengan ancaman gempa susulan.

Sementara itu, pendiri Institut Mosintuwu, Lian Gogali, dalam postingannya di akun media sosialnya menjelaskan, Kabupaten Poso memiliki 3 segmen yang sejauh ini yang disebut, yakni sesar Poso Barat , sesar Poso dan sesar Tokararu.

Gempa berkekuatan 5.7 tersebut dalam postingan tersebut dijelaskannya, adalah gempa bumi di sesar Poso Barat, dipicu oleh penyesaran naik, akibat aktivitas Sesar Poso dan tidak berpotensi tsunami. Dirinya berharap semua pihak di Poso saling menenangkan dan saling membantu untuk tidak panik. “Di Dodoha Mosintuwu, terasa selama 30 detik,” tulis Lian.

Pasca gempa bumi tersebut, BMKG Stasiun Geofisika Palu melalui laman media sosialnya, merilis pemberitahuan sejumlah gempa bumi lainnya di wilayah Kabupaten Poso, seperti gempa bumi magnitude 4.4, pukul 09:39:52 WITA, berlokasi di darat, 5 km arah timur laut Gintu, Kabupaten Poso, kedalaman 10 km. Kemudian, pukul 10:10:32 WITA, gempa bumi berkekuatan M=3.2, dengan kedalaman 10 km, mengguncang 6 km arah barat daya Taipa, Kabupaten Poso.

Selanjutnya, pukul 10:16:02 WITA, gempa bumi berkekuatan M=3.5, dengan kedalaman 9 km, mengguncang 9 km arah barat laut Pendolo, Kabupaten Poso. Lalu, pukul 10:34:15 WITA, gempa bumi berkekuatan M=3.4, dengan kedalaman 10 km, mengguncang 8 km arah tenggara Taipa, Kabupaten Poso. Kemudian, pukul 11:07:16 WITA, gempa bumi berkekuatan M=3.5, dengan kedalaman 10 km, mengguncang 8 km arah timur laut Taipa, Kabupaten Poso.

Beberapa jam kemudian, pukul 13:27:07, gempa bumi berkekuatan M=3.2, dengan kedalaman 10 km, mengguncang 3 km arah barat Pendolo, Kabupaten Poso. Selanjutnya, berdasarkan update terakhir, pukul 14:16:54 WITA, gempa bumi berkekuatan M=3.2, dengan kedalaman 10 km, mengguncang 14 km arah timur Gintu, Kabupaten Poso.

Penulis: Jefrianto
Editor: Yardin Hasan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini