FAO Salurkan Bantuan Rp 14 miliar untuk Nelayan dan Petani di Pasigala

0
152

SIGI – Food and Agriculture Organization of the Unites Nations (FAO) atau Badan Pangan dan Pertanian PBB menyalurkan bantuan pemulihan sumber mata pencaharian para nelayan dan petani di Sulawesi Tengah yang terdampak bencana.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh FAO kepada 8000 petani di 132 desa yang tersebar di 21 kecamatan. Termasuk untuk 3000 nelayan di tiga wilayah yang terdampak bencana pada 28 September 2018 lalu.

Total bantuan sebanyak 1 Juta USD atau sekitar Rp 14 miliar lebih, diberikan kepada petani dalam bentuk barang seperti pupuk, benih jagung, tomat, cabai rawit, dan lebih dari 500 ribu meter mulsa plastik. Untuk nelayan, FAO memberikan peralatan memancing, jaring dan kotak pendingin.

“Jadi, bantuan ini untuk memulihkan produksi pangan dan membangun kembali mata pencaharian petani dan nelayan di Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala),” kata Kepala FAO Perwakilan Indonesia, Stephen Rudgard belum lama ini.

Selain itu, FAO juga ingin memastikan bahwa petani dan nelayan di daerah yang terkena dampak dapat kembali hidup normal seperti sebelum terjadi bencana.

Anita (36) salah satu warga Kota Palu mengakui dengan adanya bantuan tersebut, ia kembali memulai bisnis kecilnya menjual kue brownies dan jeli. Sebelum terjadi gempa yang melululantakkan Pasigala, Anita sudah menggeluti bisnis tersebut untuk menambah penghasilan sehari-hari. Ia mendapatkan bantuan uang tunai dari FAO sebesar Rp 30 ribu per hari.

“Alhamdulillah dengan bantuan itu, saya bisa memulai kembali bisnis kecil saya membeli bahan-bahan kue brownies dan jeli. Sisa dari itu, saya gunakan membeli makanan bergizi bagi keluarga,” jelasnya.

Ia mengisahkan, saat gempa terjadi rumah miliknya yang baru saja dibangun rusak parah. Namun ia bersyukur meskipun rumahnya rusak tapi semua keluarganya selamat.[]

Penulis : Mohammad Qadri
Foto : Mohammad Qadri
Editor : Sarifah Latowa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini