Dua Kelurahan di Palu Terendam Banjir

0
140

PALU – Hujan deras yang mengguyur Kota Palu sejak Senin 29 April 2019 menyebabkan dua kelurahan terendam banjir.

Hingga Selasa 30 April, air masih terlihat menggenangi dua kelurahan tersebut.

Dua kelurahan itu adalah Kelurahan Baru dan Kelurahan Ujuna Kecamatan Palu Barat.

Di Kelurahan Baru, genangan air terlihat setinggi lutut orang dewasa.

Paling parah terlihat di pemukiman warga Jalan Wahid Hasyim, tepatnya bantaran sungai Palu.

Berdasarkan amatan Palu Ekspres, air di tempat ini sulit disalurkan ke sungai. Karena debit air sungai lebih tinggi dari pemukiman warga sekitar.

Menurut penuturan warga sekitar, saluran air pembuangan ke sungai memang sengaja ditutup. Karena dikawatirkan air sungai justru mengalir ke pemukiman.

“Saluran air ke sungai sengaja ditutup. Karena air sungai lebih tinggi dari pemukiman,”tutur warga.

Penyebab genangan air menurut warga terjadi karena luapan air sungai yang terjadi Senin malam 29 April 2019. Hingga Selasa sore, debit air di sungai Palu masih terlihat cukup tinggi. Namun tidak lagi terlihat sumber sumber luapan air sungai yang masuk ke pemukiman warga.

Sementara itu, di Kelurahan Ujuna, banjir lebih disebabkan karena terganggunya saluran drainase di sejumlah ruas jalan.

Kepala BPBD Palu, Fresly Tampubolon menjelaskan, pihaknya tetap siaga memantau perkembangan klimatologi dan curah hujan yang terjadi belakangan. Diapun mengimbau warga untuk senantiasa membersihkan saluran air.

“Karena penyebab utama salahsatunya adalah saluran air tersumbat material sampah,”kata Fresly.

Terhadap kondisi itu, pihaknya kata Fresly telah mendirikan posko siaga di jalan Wahid Hasyim sebagai upaya merespon penanggulangan dampak banjir.

“Kita khawatir, air dari hulu masih juga tinggi, maka masyarakat bisa menempati posko Siaga yang telah kita bangun,”pungkasnya.***

Penulis + Foto: Yardin Hasan
Editor: Yardin Hasan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini