Besok, Verza akan Dirujuk ke Makassar

0
132

PALU — Ini adalah kabar baik untuk Verza, pasien yang dua bulan dirawat di lima rumah sakit berbeda karena tulang belakangnya patah. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah Dr. Reny Ardiawati Lamadijdo, mengatakan, Verza akan dirujuk ke Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Jumat besok 23 November 2018.

“Besok pasien Verza bersama satu orang pendamping dari pihak keluarga akan diberangkatkan ke Makassar,” tutur Reny, Kamis 22 November.

Sejumlah rumah sakit di Makassar, Sulawesi Selatan, memang menjadi rujukan pasien-pasien korban bencana Sulawesi Tengah. Sudah ada ratusan pasien yang kini dirujuk ke beberapa rumah sakit di Makassar, di antaranya RSUD Sayang Rakyat, RS. Dody Sarjoko Maros, RSUD Daya Makassar dan RS Wahidin Sudirohusodo.

Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, menurut Reny, telah menyediakan sejumlah dokter spesialis untuk melakukan perawatan medis terhadap Verza.

Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan RSUD Undata, Dr. Asmar Praja, membantah tidak maksimal memberikan perawatan medis terhadap Verza. Selama ini, Verza ditangani langsung oleh dokter ahoi bedah Ortopedi.

Dokter pun telah telah melakukan pemeriksaan kultur bakteri pada tulang pinggang bagian belakang pascaoperasi di Rumah Sakit Budi Agung Palu, 14 Oktober 2018 lalu. Selain itu, juga telah melakukan uji sensitifitas antibiotik yang cocok untuk Verza.

Saat ini, Verza dirawat inap di ruang Teratai, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata. Tulang belakangnya patah karena tertimpa reruntuhan bangunan setelah bencana 28 September lalu.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata adalah rumah sakit kelima yang merawatnya. Sebelum itu, Verza pernah dirawat di RS darurat di posko pengungsian Balaroa, RS Wirabuana, RS Bhayangkara, RS Balai Kesalamatan dan RSUD Budi Agung.

Pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Palu itu terpaksa berpindah ke lima rumah sakit karena belum mendapat perawatan maksimal. Saat ini tulang belakang Verza yang patah, nampak membengkak dan mengeluarkan nanah.

Reporter: Mohammad Qodri
Editor: Ika Ningtyas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini