Ancaman Covid-19 Masih Terbuka Lebar

0
119
INGATKAN COVID - Wali Kota Palu Hidayat membuka rapat konsultasi PKK tingkat Kota Palu, Selasa 1 September 2020 di Aula Huntap 1 Kelurahan Tondo. (Istimewa)

PALU – Wali Kota Palu Hidayat menyatakan pihaknya masih perlu terus bekerja keras dalam memutus dan mengendalikan wabah Covid 19. Karena menurutnya hampir seluruh daerah di Indonesia sudah terpapar virus tersebut. “Hampir seluruh wilayah di Indonesia kini sudah terpapar virus Covid-19, sehingga perlu kerja keras antara Pemerintah dan Forkopimda,”kata Hidayat, membuka rapat konsultasi Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Palu, belum lama ini di Aula Huntap 1 Kelurahan Tondo.

Menurutnya, penyebaran virus di Palu sebenarnya bisa dikendalikan walaupun tren pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 masih naik turun.

“Hampir empat kali kita sudah pada titik zero. Namun saya ingatkan ancaman Covid-19 masih terbuka lebar. Karena daerah-daerah tetangga kita terus mengalami kenaikan. Ini menjadi ancaman serius bagi keselamatan warga kita,” ungkapnya.

Dalam kaitan rapat konsultasi PKK se Kota Palu, ia berharap tim pengherak PKK perlu mempersiapkan program-program dalam rangka menanggulangi penyebaran virus tersebut.

“Kita sudah berjuang habis-habisan. Persoalan anggaran ini kita sudah terseok-seok. Kita sudah berupaya semaksimal mungkin pintu masuk kota Palu tetap kita lakukan pemeriksaan kesehatan,” katanya.

Hidayat kemudian menjabarkan bahwa sudah sebanyak 25 orang terkonfirmasi positif Covid-19 total akumulasi yang sudah terjaring di pos pemeriksaan pintu masuk Kota Palu.

“Coba bayangkan kalau 25 ini langsung bertemu keluarganya, kemudian keluarganya bertemu dengan orang lain. Inilah yang membuat virus itu tidak mampu dikendalikan,” lanjutnya.

Karena itu, Hidayat meminta tim PKK segera menyusun program berkaitan dengan pengendalian wabah tersebut.

“Dalam waktu dekat ini di masa pandemi Covid-19 sambil mencari pola dan model yang akan diterapkan apabila anggaran Pemerintah kota Palu sudah tidak mencukupi penjagaan pintu masuk kota Palu maupun pondok perawatan OTG dan ODP,”harapnya.

Ia menambahkan, anggaran Pemerintah pemberdayaan masyarakat di Kota Palu saat ini difokuskan untuk pengembangan ekonomi mikro melalui misi ketiga ‘Kelurahan Inovasi Unggul dan Mandiri berbasis Iptek bagi kemandirian ekonomi kerakyatan.’

“PKK bisa memantau, memonitor, dan mengevaluasi kelompok-kelompok usaha yang ada di tingkat kelurahan maupun kecamatan. Laporkan apa yang kurang dari usaha mereka,” katanya.

Kegiatan Rakon kali ini mengangkat tema ‘Peningkatan Peran PKK dalam Pemberdayaan Masyarakat pada Masa Pandemi Covid-19’ yang dihadiri anggota PKK tingkat kelurahan dan kecamatan se-kota Palu.

Penulis : Hamdi Anwar
Editor   : Yardin Hasan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini