Akibat Gempa, 28.152 Rumah Rusak di Sigi

0
368

SIGI – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, (BPBD), Kabupaten Sigi, Asrul Repadjori, mengatakan kerusakan pemukiman, akibat gempa dan likuefaksi 28 September silam, mencapai 28,152 unit.

Kerusakan pemukiman itu, terdiri dari, 8.342 unit rusak berat ( RB), 5.960 unit rusak sedang dan 13.850 unit rusak ringan. Selain kerugian infrastruktur, sebanyak 453 korban jiwa meninggal dan hilang.

Menurutnya, dari 8.342 unit rumah rusak berat, pihaknya telah mengusulkan bantuan stimulan tahap I bagi 1.602 unit/kepala keluarga (KK) rumah rusak berat, senilai sekitar Rp 80 miliar.

Sementara yang teralisasi 1.475 unit/KK, senilai Rp 73. 750 miliar, 127 unit masih on progress. Terdiri dari 868 KK rumah instan sederhana sehat (Risha), 575 KK rumah konvensional (KK)

“Sedangkan 5.608 unit/KK masih usulan tahap II APBN,” kata Asrul saat ditemui Senin, (9/9/2019).

Ia mengatakan, 132 unit /KK, bantuan PUPR , bantuan rumah swadaya dan 1000 unit bantuan Budha Zuchi, on progres. Sementara 5.960 unit rumah rusak sedang dan 13.850 unit rumah rusak ringan, dalam usulan tahap II APBN.

Kata dia, dari 7.687 KK/bilik hunian sementara (huntara) diusulkan, yang terealisasi 7.191 unit/KK, tersisa 496 unit/KK, dengan rincian 2.652 unit dibangun PUPR , 177 unit tidak ditempati atau kembali ke rumah dan 4.389 unit dibangun oleh NGO, 128 unit tidak ditempati.

Sementara kata dia, dari 453 jiwa diusulkan menerima santunan duka, baru terealisasi 378 jiwa, 75 jiwa dalam proses usulan ke 2. Dari 7.687 KK atau 26.600 jiwa diusulkan mendapat bantuan jaminan hidup baru terealisasi 4.177 KK atau 15.191 jiwa , tersisa, 3.510 KK atau 11.409 jiwa dalam proses usulan ke 2.

Dia menambahkan, pihaknya mengusulkan Rp 10 triliun, rencana aksi R3, pasca bencana, Rp 2 triliun hibah rehabilitasi dan rekonstruksi (RR), Rp 106 miliar, APBD Kabupaten, 16 miliar APBD Provinsi, Rp 4,5 triliun, kementrian lembaga, Rp 493 miliar bantuan masyarakat, Rp 7 miliar, untuk dunia usaha, Rp 2 triliun hibah donor/NGO/LN.

Reporter: Ikram
Editor : Sarifah Latowa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini