20 Rumah Rusak Berat Diterjang Banjir di Desa Balongga

0
129

SIGI – Baru saja memulai bangkit usai gempa September tahun lalu dan di tengah persiapan warga setempat memasuki ramadan, sejumlah warga di Dolo Selatan kembali mengalami penderitaan berat.

Hujan yang terus mengguyur sejak pagi hingga malam ini membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Sigi, diterjang banjir. Beberapa wilayah seperti di Desa Bangga dan Desa Balongga Kecamatan Dolo Selatan, terpaksa mengungsi. Rumah rumah mereka rusak parah diterjang banjir.

Tim relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang tiba di lokasi banjir di Desa Balongga Kecamatan Dolo Selatan, sejak pukul 20:00 Wita langsung membantu mengevakuasi barang-barang berharga warga yang terendam lumpur.

Relawan ACT yang berada di lokasi banjir, mengatakan banjir bandang yang terjadi sejak siang tadi disebabkan luapan sungai yang di wilayah itu. Akibatnya Puluhan rumah warga di Dusun II RT III Desa Balonga tergenang akibat luapan air dari sungai.

”Dari data yang kami kumpulkan di lokasi, hingga kini ada 20 rumah warga yang rusak berat karena dinding rumah jebol diterjang banjir yang disertai kayu dan batu. Selain itu lumpur masih menggenangi puluhan rumah warga,” kata Syahril.

Meskipun banjir ini tidak menelan Korban jiwa namun warga setempat mengungsi di Desa tetangga maupun ke hunian sementara yang telah dibangun pascagempa bumi pada 28 september 2018 silam.

Syahril menjelaskan saat ini satu unit alat berat milik pemerintah Kabupaten Sigi sedang membersihkan lumpur yang mengenangi jalan raya.

Untuk saat ini akses ke Desa Balongga belum bisa dilalui kendaraan.

Tim relawan Aksi Cepat Tanggap saat ini juga membuka Posko di lokasi banjir dan selanjutnya menyalurkan bantuan berupa makanan maupun selimut kepada warga yang terdampak banjir bandang tersebut.

Beberapa desa di Dolo Selatan, seperti Desa Bangga, Balongga dan Wisolo serta Baluase termasuk wilayah yang menderita akibat gempa September setahun silam. ***

Sumber: Rilis ACT Sulteng
Foto: ACT Sulteng
Editor: Yardin Hasan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini